You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Beras foodstation otoy
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Koordinasi Lintas BUMD Pangan Diperkuat Jaga Distribusi dan Ketersediaan Stok

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto memastikan ketersediaan dan stabilitas pasokan pangan di Jakarta dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026.

"Kami optimistis kebutuhan masyarakat terpenuhi,"

Tak hanya itu, Uus juga mengungkapkan, pihaknya terus memperkuat koordinasi lintas BUMD pangan agar distribusi dan ketersediaan stok tetap terjaga.

Hal tersebut disampaikan Uus saat menghadiri diskusi Balkoters Talk bertajuk "Persiapan BUMD Pangan Jelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri" di Graha Ali Sadikin, Balai Kota Jakarta, Rabu (11/2).

Pemprov Diminta Antisipasi Lonjakan Harga Pangan

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran direksi BUMD pangan, antara lain Food Station, Perumda Pasar Jaya, dan Perumda Dharma Jaya.

Uus mengatakan, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memberikan perhatian khusus terhadap kesiapan Jakarta menghadapi rangkaian hari besar, mulai dari Tahun Baru Imlek, Ramadan, hingga Idulfitri.

“Pemprov DKI memiliki tanggung jawab menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga pangan, terutama pada momen hari besar keagamaan yang biasanya diikuti peningkatan kebutuhan masyarakat,” kata Uus.

Berdasarkan pantauan dan prediksi Pemprov DKI, menjelang Ramadan terjadi peningkatan kebutuhan sejumlah komoditas. Kenaikan terbesar diperkirakan terjadi pada telur sebesar 7,5 persen, daging sapi dan kerbau 3,57 persen, bawang putih 3,57 persen, cabai rawit 3,05 persen, serta bawang merah 2,89 persen.

Sementara menjelang Idulfitri, lonjakan kebutuhan diprediksi lebih tinggi. Telur ayam diperkirakan meningkat 17,20 persen, daging ayam 10,77 persen, bawang merah 10,67 persen, minyak goreng 9,67 persen, dan cabai rawit 9,18 persen.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemprov DKI terus memperkuat koordinasi lintas BUMD pangan agar distribusi dan ketersediaan stok tetap terjaga.

Uus menegaskan, seluruh BUMD telah diminta mempersiapkan diri secara optimal agar tidak terjadi kekurangan pasokan maupun gejolak harga.

“Jangan sampai ada kaget-kagetan menjelang hari besar. Semua harus siap dan terkoordinasi dengan baik,” tegasnya.

Dari sisi ketersediaan, stok beras di Jakarta tercatat mencapai 182.172 ton yang tersebar di Pasar Induk Beras Cipinang, Food Station, Bulog, hingga Pasar Jaya.

Untuk komoditas protein hewani, Perumda Dharma Jaya memastikan stok dalam kondisi aman, yakni 1.246 ton daging sapi, 435 ton daging ayam, 547 ton ikan kembung, serta 1.010 ekor sapi.

Sementara itu, stok komoditas lainnya meliputi 5,5 ton telur ayam, 57 ton cabai rawit, 104 ton bawang merah, 48 ton bawang putih, 625 ton minyak goreng, serta 437,4 ton gula.

Selain memastikan kecukupan stok, Pemprov DKI melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) juga melakukan sejumlah langkah pengendalian, antara lain monitoring rutin ketersediaan dan harga pangan, pengawasan keamanan pangan, pemantauan distribusi LPG 3 kilogram, pelaksanaan pasar murah, penyediaan pangan bersubsidi, hingga kampanye belanja bijak dan tidak melakukan panic buying.

Uus menambahkan, berbagai upaya tersebut merupakan bagian dari strategi menjaga stabilitas ekonomi daerah. Ia menyebut, pertumbuhan ekonomi Jakarta tercatat sebesar 5,21 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional.

“Di tengah kondisi ekonomi global dan nasional yang penuh kehati-hatian, Jakarta mampu menjaga pertumbuhan ekonomi tetap positif. Ini hasil kerja bersama seluruh elemen, termasuk BUMD, perangkat daerah, dan dukungan media,” katanya.

Uus berharap, kolaborasi antar-BUMD pangan terus diperkuat agar kepercayaan masyarakat terhadap ketersediaan dan stabilitas pangan semakin meningkat.

“Dengan keterbukaan dan kolaborasi, kami optimistis kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik, inflasi tetap terkendali, dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Dukungan RDF Plant Rorotan Datang dari Warga Sekitar

    access_time06-02-2026 remove_red_eye4125 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Uji Emisi di Tanjung Barat Jangkau 102 Kendaraan Bermotor

    access_time05-02-2026 remove_red_eye1002 personTiyo Surya Sakti
  3. Pertumbuhan Ekonomi Jakarta 2025 Naik 5,21 persen

    access_time05-02-2026 remove_red_eye959 personFolmer
  4. Angka Kemiskinan di Jakarta Turun 0,25 Persen

    access_time05-02-2026 remove_red_eye872 personFolmer
  5. Inflasi Jakarta Ditarget Lebih Rendah dari Pusat di 2026

    access_time06-02-2026 remove_red_eye861 personDessy Suciati